SPLASH (Speaking Class Of HIMA D3KKIM)

SPLASH (Speaking Class Of HIMA D3KKIM)

Di era generasi Z atau biasa disebut generasi internet (Igeneration), percakapan face to face antara orang satu dengan orang lain semakin jarang dilakukan. Munculnya berbagai aplikasi sosial media membuat mayoritas orang lebih memilih untuk berkomunikasi melalui dunia maya seperti Instagram, Twitter atau WhatApp. Akibat kurangnya intensitas untuk berkomunikasi tersebut menyebabkan seseorang merasa kesulitan ketika akan berbicara dengan orang lain.

Padahal kemampuan berbicara sangat menentukan perspektif seseorang terhadap kita, semakin menarik dan ilmiah kosakata yang digunakan menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat intelektualitas orang tersebut. Akan tetapi, kemampuan berbicara mahasiswa yang komunikatif dan menarik menjadi momok tersendiri bagi sebagian orang. Tak terkecuali bagi yang hampir setiap aktivitasnya melibatkan komunikasi baik dalam hal akademik maupun non akademik.

Seperti di era Industri 4.0 ini dimana persaingan antar dunia kerja semakin ketat. Banyak fresh graduate yang lulus dengan predikat cumlaude tetapi belum memenuhi kriteria yang diinginkan oleh perusahaan. Salah satunya yaitu kemampuan berbicara di depan umum yang dimilikinya. Melalui public speaking seseorang dapat menyampaikan ide gagasan kepada orang banyak dengan efektif dan respektif. Selain itu, dengan public speaking pula mampu melatih dan menumbukembangkan rasa percaya diri dalam diri setiap orang.

Dalam akademik mahasiswa sudah dilatih kemampuan komunikasi mereka dengan cara melakukan presentasi di setiap tugas. Maka selain presentasi dibutuhkan suatu kegiatan lain yang dapat memberikan wawasan serta tips bagaimana komunikasi yang baik dan benar itu. Kegiatan tersebut tak lain adalah SPLASH (Speaking Class Of HIMA DEKKIM). SPLASH ini menjadi alternatif yang cocok untuk mengasah serta memberikan wawasan seputar kemampuan berbicara di depan umum. Tidak hanya kemampuan berbicara tapi juga kemampuan bernegosiasi dengan stakeholder.

SPLASH merupakan pelatihan untuk mahasiswa Teknik Kimia Industri yang bertujuan menumbuhkembangkan minat, wawasan, dan kemampuan mahasiswa dalam hal berbicara di depan umum guna mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global. Kegiatan ini sangat penting untuk mengasah dan menambah softskill berbicara di depan umum. Para pembicaranya pun sudah memiliki banyak pengalaman dan ahli dalam bidangnya dan harapannya setelah mengikuti kegiatan ini mahasiswa dapat termotivasi dan tertarik untuk lebih mengembangkan kemampuan public speaking diri mereka sendiri.

Waktu penyelenggaraan SPLASH sendiri diadakan selama dua hari dimana hari pertama untuk mahasiswa tahun pertama dan satu hari berikutnya untuk mahasiswa tahun kedua. Pentingnya diadakan SPLASH bagi mahasiswa tahun pertama, menilik bahwasanya saat ini memiliki public speaking yang bagus menjadi suatu hal yang wajib dimiliki setiap orang. Untuk itu dengan mengikuti SPLASH mahasiswa tahun pertama akan diberikan pandangan dan materi yang sekiranya dapat mendukung potensi kemampuan berbicara mereka. Tidak ada lagi kata gugup ketika berbicara yang ada hanya rasa untuk terus belajar memperbaiki kemampuan berbicara.

Untuk materi SPLASH hari pertama diantaranya ada Public Speaking, Sponsorship, dan Self Branding. Materi Public Speaking disampaikan oleh MC kondang ITS TV yaitu Terry dari Fakultas Teknik Kelautan. Memiliki profesi sebagai master of ceremony kemampuan public speaking yang dimiliki oleh Terry sudah tidak diragukan lagi. Jam terbang yang banyak membuat Terry berkali-kali belajar dari kesalahan. Sebab untuk memiliki public speaking yang baik kita dituntut untuk mencoba bukan hanya sekadar mengetahui materi bagaimana public speaking yang baik itu.

Lalu ada materi Sponsorship yang disampaikan oleh Titania. Sponsorship diberikan karena banyak event di ITS yang membutuhkan stakeholder. Dengan adanya Sponsorship ini diharapkan mahasiswa dapat menerapkan teknik sponsor yang sesuai sehingga dapat menarik perhatian stakeholder. Dan materi yang terakhir adalah Self Branding yang disampaikan oleh Abdul Malik. Perlu diketahui bahwa ketika wawancara kerja kita harus bisa mempromosikan diri kita sendiri sebaik mungkin. Contoh dalam lingkup kecil kita bisa belajar self branding ketika wawancara organisasi maupun kepanitiaan.

Lain halnya SPLASH bagi mahasiswa tahun pertama, SPLASH bagi mahasiswa tahun kedua merupakan implementasi dari materi yang telah diberikan saat SPLASH tahun pertama. Tidak bisa dipungkiri memang tahun kedua menjadi salah satu momen untuk mencari jati diri misal dengan mengikuti lomba, organisasi, kepanitiaan, dan lain-lain. Semua itu melibatkan kemampuan public speaking tapi cakupannnya lebih luas daripada SPLASH tahun pertama

Materi yang diberikan saat SPLASH hari kedua yaitu ada Wawasan Internasional dan Marketing. Untuk materi Wawasan Internasional disampaikan oleh Alvin Manuel dan Alifiannisa Alyahasna. Materi ini diberikan guna memberikan pandangan tentang dunia internasional, bisa juga bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah di luar negeri. Karena jaman sudah semakin modern dan informasi dengan begitu mudah menyebar. Sehingga mahasiswa perlu mengetahui isu isu internasional dan diharapkan dapat ikut memberikan pendapat atau solusi untuk isu tersebut.

Kemudian materi terakhir di hari kedua ada Marketing yang disampaikan oleh salah satu alumni Departemen Teknik Kimia Industri angkatan 2016 yaitu Wirawan Aziz. Marketing diberikan dengan maksud agar mahasiswa mengetahui teknik pemasaran. Tidak hanya bisa membuat suatu produk tapi juga tahu cara memasarkan produk yang telah dibuat tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *