BASIC MEDIA SCHOOL 2020 “Technology For Media and Journalism”

BASIC MEDIA SCHOOL 2020 “Technology For Media and Journalism”

(Surabaya, 21 Desember 2019)- Hi Warga HIMA DEKKIM! Kalian tahu gak apa itu BMS? BMS yang kepanjangannya adalah Basic Media School. BMS merupakan salah satu proker dari Departemen Komunikasi dan Informasi atau yang sering disebut KOMINFO
Pada zaman seperti saat ini, kehadiran teknologi sangat memudahkan kita dalam kehidupan. Salah satunya ditandai dengan munculnya berbagai aplikasi di dunia maya seperti Instagram, Twitter, dan Whatsapp. Namun, beberapa orang mempersalahgunakan aplikasi-aplikasi tersebut. Kemampuan berkomunikasi adalah salah satu faktor penting dalam berinteraksi dengan siapapun. Seiring bertambahnya usia (terlebih ketika sudah menyandang status sebagai mahasiswa), maka kemampuan berkomunikasi akan semakin berkembang luas dan beragam, salah satunya adalah kemampuan berjurnalistik. Basic Media Schooling atau yang biasa disingkat BMS, merupakan suatu pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi jurnalistik dalam lingkup mahasiswa baru Teknik Kimia Industri FV-ITS dan memberikan pengetahuan tentang pengelolaan suatu informasi menjadi sebuah berita berdasarkan kaidah penulisan yang sesuai dengan kode etik jurnalistik. Peserta BMS tahun 2020 ini merupakan mahasiswa baru Teknik Kimia Industri FV-ITS tahun ajaran 2019 dengan mengangkat tema “Teknologi untuk Media dan Jurnalistik”.
Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang didapat dari pelatihan melalui media cetak dan audio visual sebagai branding Departemen Teknik Kimia Industri. Untuk memenuhi target yang akan dicapai pada pelatihan ini, materi mengenai kejurnalistikan seperti Wawasan Jurnalistik & Pers, Teknik Reportase dan Penulisan, Dasar Desain, Fotografi, serta Videografi. Basic Media Schooling ini juga memberikan sarana praktik berjurnalistik bagi peserta. Peserta diberi simulasi fotografi dengan berkeliling dan mencari obyek foto yang sesuai dan membuat poster sesuai dengan kreatifitas mereka sendiri. Dengan pemenuhan pengetahuan kejurnalistikan melalui materi maupun praktik, diharapkan dapat ditanamkannya jiwa kreatif serta jurnalistik peserta Basic Media Schooling bukan hanya saat pelatihan saja, namun pasca pelatihan dan seterusnya, sehingga mahasiswa dapat mengelola media informatika dengan bijak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *