Berita UtamaProfkil

Guest Lecture HMMT : Aplikasi 3D Printing dan CAD/CAM pada Dental Industry

Perkembangan ilmu kedokteran gigi di seluruh dunia di Amerika Serikat dengan 3D printingnya, Eropa dengan modifikasi genomnya, sedangkan Indonesia masih berkutat di sisi teknik (keterampilan tangan), belum memfokuskan diri pada teknologi.

Minggu kemarin, tanggal 28 Juni 2020, Departemen Profkil HMMT mengadakan kuliah tamu dengan tema “3D Printing and CAD/CAM in Dental Industry“ yang dibawakan oleh Putu Indra,drg.,Sp.Ort dan Bu Yuli Setyorini S.T,M.Sc. Awal mulanya,  dokter Putu menjelaskan mengenai perkembangan ilmu kedokteran gigi di seluruh dunia. Mulai dari Amerika Serikat dengan 3D printing-nya, Eropa dengan modifikasi genomnya, dan Indonesia yang masih berkutat di sisi teknik atau keterampilan tangan dibandingkan dengan  memanfaatkan teknologi.

 

 Lalu dijelaskan juga mengenai aplikasi 3D printing dalam pengembangan invisalign (sebuah alat untuk memperbaiki posisi gigi yang dipasang pada gigi). Proses ini dapat dikatakan sebagai CAD (Computer Aided Design) dan CAM (Computer Aided Manufacturing). Metode awalnya yaitu dokter melakukan pemindaian permukaan gigi pasien. Kemudian  data tersebut dikonversi ke bentuk digital dengan format (.stl) dan akan diproses lebih lanjut dengan software untuk merubah posisi gigi yang diinginkan dan dilakukan reverse engineering sampai beberapa tahap (mengingat proses perubahan posisi gigi harus dilakukan secara lambat), misalkan dibuat tiga puluh buah invisalign tray. Hal inilah mengapa, merupakan suatu keunggulan jika dokter gigi menggunakan teknologi beriringan dengan penguasaan teknik.

Invisalign

Salah satu metode untuk memperbaiki posisi gigi dengan pemasangan alat.

Dari beberapa file itu, masing-masing dilakukan pencetakan tiga dimensi untuk kemudian dipasangkan pada pasien secara bertahap sesuai urutannya sambil dipantau oleh dokter gigi. Perlu diingat material yang digunakan untuk membuat invisalign tray harus memiliki sifat tertentu seperti biocompatible (dari tubuh tidak ada penolakan pada material tersebut atau timbul infeksi) dan biodegradable agar tidak mudah terdegradasi dan berbahaya bagi tubuh. Salah satu bahan yang digunakan adalah zirconia karena memiliki sifat yang kuat.

 

Selain itu, dokter Putu dan Bu Yuli juga memberi pandangan akan posisi Indonesia yang masih tertinggal dalam pengembangan 3D printer. Terdapat dua pilihan untuk para insinyur material yaitu mengembangkan mesinnya atau fokus pada pengoptimalan dari mesin yang sudah ada. Apabila para insinyur fokus dalam mengembangkan mesinnya maka diperlukan waktu yang lama untuk mengejar negara lain yang sudah memiliki teknologi yang jauh lebih canggih. Selain itu, biaya yang dibutuhkan juga tidaklah sedikit.  Sehingga opsi kedua lebih memungkinkan. Sebagai insinyur material diharapkan kita dapat mengambil peran lebih banyak di pengembangan material yang digunakan sebagai filler 3D printer.

 

Masa pandemi ini juga membawa potensi yang besar dalam dunia kedokteran gigi. Perawatan gigi banyak menggunakan material disposable atau sekali pakai. Demi menjaga mutu kebersihan dan keamanan pasien. Di sisi lain, peralatan gigi juga banyak dilakukan pengembangan smelter yang didominasi oleh material stainless steel. Akan tetapi, penggunaan material tersebut dapat membawa akibat buruk ketika bidang pengolahan tidak dapat mengolah sampah tersebut dengan baik. 

 

Ternyata ilmu di bidang material masih sangat luas dan akan terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Nah sekian untuk guest lecture kali ini. Terima kasih kepada dokter Putu dan Bu Yuli atas ilmu yang diberikan semoga dapat bermanfaat untuk kedepannya.

 

              Buat kamu yang tertarik mempelajari lebih dalam mengenai topik ini, bisa baca presentasi yang dibagi oleh dokter Putu ya di link di berikut ini : Presentasi dokter Putu


2 pemikiran pada “Guest Lecture HMMT : Aplikasi 3D Printing dan CAD/CAM pada Dental Industry

  1. I know this if off topic but I’m looking into starting my own weblog and was wondering what all is needed to get set up?

    I’m assuming having a blog like yours would cost a pretty penny?
    I’m not very internet savvy so I’m not 100% sure.

    Any recommendations or advice would be greatly appreciated.
    Many thanks

  2. I’m really enjoying the design and layout of your site.
    It’s a very easy on the eyes which makes it much more pleasant for me to
    come here and visit more often. Did you hire out a developer to
    create your theme? Superb work!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *