Pada ajang Kompetisi Jembatan Indonesia dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KJI & KBGI) awal November lalu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember mengirimkan tiga tim. Salah satunya adalah Tim Fukuro yang berhasil menyabet Juara 1 dalam ajang KBGI Canai Dingin.


Tim yang beranggotakan Andy Adhyaksa F. dan Farhan Natanegara ini berhasil mendesain model bangunan yang juga memenangi kategori Kinerja Seismik. Pada bagian tersebut, model bangunan digetarkan dengan frekuensi 1,5 Hz, 2,5 Hz, 3,5 Hz, 4,5 Hz, dan 5,5 Hz yang mana masing-masing digetarkan dengan amplitude 10 mm dalam waktu 1 menit. Berdasarkan hasil pengujian pada ajang tersebut, model Tim Fukuro berhasil mendapat simpangan residual paling besar tanpa mengalami keruntuhan dibandingkan tim lainnya.


Selain itu, kinerja seismik memiliki bobot nilai paling tinggi dibandingkan kategori lainnya yaitu sebesar 25%. Sehingga akhirnya, Tim Fukuro berhasil mendapatkan perolehan poin paling tinggi dan mendapatkan Juara 1 pada KBGI Canai Dingin ke 12.

Leave a Comment