Relevansi Leadership Management Training DTKI terhadap Standar Pengembangan Kepemimpinan LKMM TM ITS

      Pengembangan kepemimpinan mahasiswa merupakan bagian penting dari proses pendidikan tinggi yang bertujuan membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, manajemen organisasi, komunikasi, serta kerja sama tim. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan kepemimpinan mahasiswa berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan, dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi peran kepemimpinan di organisasi maupun dunia profesional. Oleh karena itu, pengembangan kepemimpinan mahasiswa perlu dirancang secara terstruktur, berjenjang, dan berkelanjutan agar setiap tahapan pelatihan memberikan kontribusi yang jelas terhadap pembentukan kompetensi kepemimpinan mahasiswa.

   Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui Pemandu ITS menyelenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM TM) sebagai salah satu program pengembangan kepemimpinan di tingkat institusi. Program LKMM TM dirancang untuk mengembangkan standar kepemimpinan mahasiswa yang mencakup kemampuan berpikir sistematis, kepemimpinan strategis, manajemen konflik, serta perencanaan dan evaluasi kegiatan organisasi. Pendekatan ini sejalan dengan konsep leadership development dalam pendidikan tinggi yang menekankan pentingnya pengembangan kompetensi kepemimpinan secara bertahap dan berbasis pengalaman organisasi.

     Di tingkat departemen, Himpunan Mahasiswa Departemen Teknik Kimia Industri (HMTKI) melalui bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) menyelenggarakan Leadership Management Training Departemen (LMTD) sebagai program kerja kaderisasi internal. LMTD bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman dasar mengenai kepemimpinan, manajemen organisasi, komunikasi efektif, serta kerja tim sebagai fondasi awal sebelum mahasiswa terlibat lebih jauh dalam organisasi kemahasiswaan. Pelatihan kepemimpinan di tingkat organisasi mahasiswa seperti LMTD memiliki peran strategis dalam membentuk identitas kepemimpinan mahasiswa dan menyiapkan mereka untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan pada jenjang yang lebih tinggi.

   Meskipun LMTD dan LKMM TM sama-sama berorientasi pada pengembangan kepemimpinan mahasiswa, perbedaan jenjang, penyelenggara, serta ruang lingkup program berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai relevansi dan kesinambungan antara keduanya. Tanpa adanya pemetaan yang jelas, terdapat risiko terjadinya ketidaksinkronan materi, pengulangan kompetensi, atau kesenjangan kemampuan kepemimpinan antarjenjang pelatihan. Keselarasan antara program pelatihan kepemimpinan awal dan lanjutan sangat penting untuk memastikan efektivitas kaderisasi serta pengembangan kepemimpinan mahasiswa secara berkelanjutan.

    Berdasarkan kondisi tersebut, kajian ini diarahkan untuk menelaah relevansi Leadership Management Training Departemen (LMTD) PSDM HMTKI terhadap standar pengembangan kepemimpinan dalam program LKMM TM ITS. Fokus kajian ini adalah pada kesesuaian tujuan, materi, dan kompetensi kepemimpinan yang dikembangkan melalui LMTD dengan standar kepemimpinan yang diterapkan dalam LKMM TM ITS, serta peran LMTD sebagai tahap awal dalam menyiapkan mahasiswa Departemen Teknik Kimia Industri untuk mengikuti pengembangan kepemimpinan di tingkat institusi. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan rekomendasi pengembangan LMTD agar lebih terarah, berkelanjutan, dan selaras dengan sistem kaderisasi kepemimpinan mahasiswa di lingkungan ITS.

      Pengembangan kepemimpinan mahasiswa merupakan bagian penting dari proses pendidikan tinggi yang bertujuan membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, manajemen organisasi, komunikasi, serta kerja sama tim. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan kepemimpinan mahasiswa berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan, dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi peran kepemimpinan di organisasi maupun dunia profesional. Oleh karena itu, pengembangan kepemimpinan mahasiswa perlu dirancang secara terstruktur, berjenjang, dan berkelanjutan agar setiap tahapan pelatihan memberikan kontribusi yang jelas terhadap pembentukan kompetensi kepemimpinan mahasiswa.

     Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui Pemandu ITS menyelenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM TM) sebagai salah satu program pengembangan kepemimpinan di tingkat institusi. Program LKMM TM dirancang untuk mengembangkan standar kepemimpinan mahasiswa yang mencakup kemampuan berpikir sistematis, kepemimpinan strategis, manajemen konflik, serta perencanaan dan evaluasi kegiatan organisasi. Pendekatan ini sejalan dengan konsep leadership development dalam pendidikan tinggi yang menekankan pentingnya pengembangan kompetensi kepemimpinan secara bertahap dan berbasis pengalaman organisasi.

     Di tingkat departemen, Himpunan Mahasiswa Departemen Teknik Kimia Industri (HMTKI) melalui bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) menyelenggarakan Leadership Management Training Departemen (LMTD) sebagai program kerja kaderisasi internal. LMTD bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman dasar mengenai kepemimpinan, manajemen organisasi, komunikasi efektif, serta kerja tim sebagai fondasi awal sebelum mahasiswa terlibat lebih jauh dalam organisasi kemahasiswaan. Pelatihan kepemimpinan di tingkat organisasi mahasiswa seperti LMTD memiliki peran strategis dalam membentuk identitas kepemimpinan mahasiswa dan menyiapkan mereka untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan pada jenjang yang lebih tinggi.

     Meskipun LMTD dan LKMM TM sama-sama berorientasi pada pengembangan kepemimpinan mahasiswa, perbedaan jenjang, penyelenggara, serta ruang lingkup program berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai relevansi dan kesinambungan antara keduanya. Tanpa adanya pemetaan yang jelas, terdapat risiko terjadinya ketidaksinkronan materi, pengulangan kompetensi, atau kesenjangan kemampuan kepemimpinan antarjenjang pelatihan. Keselarasan antara program pelatihan kepemimpinan awal dan lanjutan sangat penting untuk memastikan efektivitas kaderisasi serta pengembangan kepemimpinan mahasiswa secara berkelanjutan.

       Berdasarkan kondisi tersebut, kajian ini diarahkan untuk menelaah relevansi Leadership Management Training Departemen (LMTD) PSDM HMTKI terhadap standar pengembangan kepemimpinan dalam program LKMM TM ITS. Fokus kajian ini adalah pada kesesuaian tujuan, materi, dan kompetensi kepemimpinan yang dikembangkan melalui LMTD dengan standar kepemimpinan yang diterapkan dalam LKMM TM ITS, serta peran LMTD sebagai tahap awal dalam menyiapkan mahasiswa Departemen Teknik Kimia Industri untuk mengikuti pengembangan kepemimpinan di tingkat institusi. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan rekomendasi pengembangan LMTD agar lebih terarah, berkelanjutan, dan selaras dengan sistem kaderisasi kepemimpinan mahasiswa di lingkungan ITS.

πŸ˜ƒ+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *