HIMASTA-ITS

DAC sebagai Kompetisi sekaligus Wadah Unjuk Gigi Statistisi di Era Revolusi Industri

Rangkaian babak lanjutan Data Analysis Competition resmi dibuka. Pembukaan kompetisi tahunan DAC yang berlangsung semalam (12/04) di hotel Alimar Surabaya dihadiri oleh 27 peserta dari berbagai universitas yang berhasil lolos dari babak penyisihan. Ini adalah 9 kalinya bagi HIMASTA-ITS menggelar kompetisi analisis data dengan peserta  se-Asia Tenggara. DAC sendiri merupakan salah satu kompetisi dari rangkaian acara Pekan Raya Statistika. Membawa tema besar yaitu “Statistics As Tools For Analyzing The Internet Of Things In Industrial Revolution 4.0”, DAC sebagai bentuk kompetisi pembuktian peran statistisi dalam hangatnya perbincangan revolusi industri 4.0. “Tema ini diangkat sebagai pembuktian bahwa statistika mampu berkolaborasi dan berguna dalam era ini terutama dalam bidang iot,”  jelas Ronny Sugiarto, Ketua Acara Pekan Raya Statistika.

Acara pembukaan diawali dengan tarian Sparkling Surabaya yang merupakan tarian kreasi dari Surabaya yang diciptakan dalam rangka menyambut hari jadi Surabaya ke 714. Tarian ini terinspirasi dari tema kota Surabaya, Surabaya Sparkling, dan melambangkan keindahan dan kelincahan masyarakat Surabaya sebagai jati diri dan semangat masyarakat yang selalu bersinar. Setelah itu sambutan oleh beberapa pihak mulai ketua panitia acara hingga perwakilan departemen. Ada pemandangan unik ketika acara berlangsung, yaitu dari salah satu tim yang lolos beranggotakan 2 orang mahasiswi statistika tahun angkatan 2016, Kinanthi Sukma Wening dan Cahya Idznii Igawati. Setelah sebelumnya 2 tahun berturut-turut mereka menjadi panitia acara, tahun ini mereka berkesempatan duduk dan bertanding sebagai peserta.

Sebelumnya, 27 tim yang lolos dari babak penyisihan telah mengalahkan 234 tim. “Sebenarnya ada 30 tim yang lolos, 3 dari mancanegara. Namun 2 diantaranya mengundurkan diri,” jelas Ronny. Sebanyak 27 tim yang lolos ini akan berkompetisi kembali hari ini dalam babak semifinal. “Agenda untuk besok (13/04) selain peserta mengikuti jalannya semifinal, peserta diajak juga untuk berkeliling kota Surabaya dalam agenda S-Square, setelah itu malam harinya mereka dijamu makan malam di rumah dinas wali kota Surabaya,” lanjutnya. Selain dari tarian, pembukaan acara juga dimeriahkan oleh hiburan dari paduan suara SMA 16 Surabaya dan penampilan kesenian dari UKTK ITS. Memasuki bagian penutup dari acara peserta dijamu dengan jamuan makan malam dan dapat berinteraksi dengan tim lain sebelum mereka kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat mempersiapkan semifinal di hari ini(13/04). (Ang/If)

DAC sebagai Kompetisi sekaligus Wadah Unjuk Gigi Statistisi di Era Revolusi Industri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top